FGD: Pembahasan Visi Keilmuan dan Strategi Program Studi

Kandangan, 31 Mei 2025 | Kategori: Kegiatan Fakultas

Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAI Darul Ulum Kandangan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Visi Keilmuan dan Strategi Program Studi di Lingkungan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam”. Acara yang dilaksanakan di Aula Dinas PPKB Hulu Sungai Selatan ini diikuti oleh pimpinan fakultas, para ketua program studi, tenaga kependidikan, serta menghadirkan narasumber dari UIN Antasari Banjarmasin.

Narasumber & Peserta

Diskusi menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Syaqui Mubarak Seff, M.A., pakar pengembangan keilmuan sekaligus Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UIN Antasari Banjarmasin. Dari pihak Fakultas, hadir Dekan, Wakil Dekan, para Kaprodi, Kepala Bagian TU, serta perwakilan dosen dan staf administrasi.

Pokok Pembahasan

FGD ini menitikberatkan pada beberapa isu strategis, di antaranya:

  1. Penyusunan visi keilmuan program studi agar selaras dengan visi fakultas.

  2. Peninjauan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman, berakar pada nilai-nilai Islam, serta berprinsip moderasi beragama.

  3. Penguatan Klinik Hukum sebagai sarana pembelajaran praktik, pengabdian masyarakat, dan layanan hukum.

  4. Strategi peningkatan mutu akademik melalui penjaminan mutu internal (PPEPP) serta pengembangan jejaring kelembagaan.

Hasil & Rekomendasi Awal

Dari diskusi tersebut, dirumuskan sejumlah rekomendasi awal:

  1. Penyusunan visi keilmuan program studi yang mengintegrasikan nilai lokal, nasional, dan kebutuhan masyarakat.

  2. Revitalisasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan pemetaan kompetensi antar mata kuliah.

  3. Pengembangan Klinik Hukum menjadi unit pembelajaran praktik yang terstruktur, berjejaring, dan berdaya guna bagi masyarakat.

  4. Pembentukan tim teknis kurikulum, penyusunan jadwal lokakarya, serta drafting perubahan dokumen akademik untuk dibahas dalam rapat senat fakultas.

Pernyataan Narasumber

Dalam paparannya, Prof. Dr. Syaqui menegaskan pentingnya merumuskan visi keilmuan yang mampu menjaga integritas nilai-nilai Islam, menjawab dinamika ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat, serta menegaskan diferensiasi karakter keilmuan antar program studi sehingga menghasilkan profil lulusan yang jelas dan relevan.

Penutup

FGD ini menjadi langkah awal yang signifikan bagi Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam dalam merancang arah pengembangan akademik dan kelembagaan. Tindak lanjut kegiatan akan dilakukan melalui pertemuan teknis, lokakarya kurikulum, dan penguatan kerja sama dengan mitra strategis guna mendukung implementasi hasil rekomendasi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *